[Resep] Bakpau Andalan

10:06:00

Tampilan bakpau (ulen tangan) sebelum dikukus

Beberapa minggu terakhir saya sedang rajin untuk membuat makanan selingan yang dapat disimpan (dibekukan/frozen). Maklum, bumil sedang suka ngemil. Yang paling sering adalah bakpau isi ayam pedas dan roti canai. Ketika saya post di media sosial, ternyata ada kawan yang penasaran dengan resepnya, maka saya buat post ini.

Resep ini sudah jadi andalan sejak saya mulai belajar memasak di awal perkawinan. Prosentase keberhasilan dijamin 100% selama mengikuti tips-tips dari mbak Endang, si empunya resep. Keterangan langkah demi langkah yang dicantumkan mbak Endang sangat membantu untuk para pemula seperti saya. Memang, setelah beberapa kali membuat resep ini ada beberapa hal yang saya dapatkan seperti bagaimana ragi bekerja, pengaruh pengulenan dan durasi dalam memeram adonan. Monggo, ini link aslinya dari blog mbak Endang. Langsung dipraktikkan ya! =)

Bakpau isi Ayam Pedas 
Resep dari blog Justtryandtaste.com

Untuk 10 buah roti kukus yang besar 

Bahan  dan bumbu isi:
- 250 gram dada ayam atau daging ayam, potong kecil, tipis panjang
- 1 butir bawang bombay, belah dua, iris tipis
- 1 sendok teh minyak wijen
- 1 sendok teh saus tiram
- 1 sendok makan kecap manis
- 1 sendok makan kecap asin
- 5 sendok makan saus sambal botolan
- 4 sendok makan saus tomat botolan (saya kadang menggunakan pure tomat kalengan)
- 1 sendok makan cabai rawit dihaluskan (jika kurang pedas)
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk (optional)
- 1/2 sendok makan gula pasir
- 1 sendok makan minyak untuk menumis

Bahan roti:
Bahan starter/biang (A):
- 100 ml air hangat
- 2 1/2 sendok teh ragi instant, pastikan fresh dan cek tanggal kedaluarsa (saya menggunakan Fermipan)
- 130 gram tepung Hongkong atau tepung pau (saya menggunakan tepung terigu protein tinggi, e.g. Cakra Kembar)

Bahan untuk adonan roti (B):
- 370 gram tepung Hongkong atau tepung pau (saya pakai tepung terigu protein tinggi)
- 125 gram gula pasir
- 2 1/4 sendok teh baking powder, pastikan masih fresh
- 5 sendok teh margarine/mentega putih, bisa menggunakan margarine biasa hanya saja adonan pau anda akan berwarna sedikit kekuningan.
- 1/4 sendok teh garam
- 100 - 115 ml air (ketika menggunakan mixer untuk menguleni, saya pakai 150ml air)

Cara membuat:
Membuat isi roti kukus
Siapkan wajan, panaskan minyak. Masukkan potongan daging ayam, minyak wijen, saus tiram, kecap manis, kecap asin, aduk rata. Masak hingga daging ayam berwarna pucat dan empuk. Masukkan bawang bombay, merica, kaldu bubuk, aduk rata. Masak hingga bawang layu. Tambahkan saus tomat dan saus sambal, aduk rata dan masak hingga semua bahan matang dan ayam agak sedikit mengering. Cicipi rasanya, jika kuranga sin tambahkan sedikit garam. Angkat dan dinginkan. 

Membuat adonan roti
Starter/biang (A)
1. Siapkan mangkuk ukuran sedang, masukkan air hangat kuku dan ragi instant, aduk rata hingga ragi larut. Pastikan air jangan terlalu panas dengan mencelupkan ujung jari anda, jika air terlalu panas ragi akan mati. Masukkan tepung terigu, aduk rata & uleni sebentar. Tutup dengan kain dan biarkan selama 15 menit.  (hasil terbaik saya ketika dibiarkan 20-25 menit)

menguleni adonan dengan mixer gigi spiral
2. Siapkan mangkuk besar, masukkan tepung terigu yang telah diayak, tambahkan gula pasir, baking powder dan garam. Aduk rata. Masukkan adonan A (starter/biang saat ini terlihat mengembang dan ketika di buka adonan terlihat berongga-rongga). Tambahkan mentega putih dan air. Aduk dan uleni hingga semua bahan tercampur baik. Tambahkan air sedikit jika adonan terasa terlalu kering dan tercerai berai.

Adonan setelah didiamkan 2 jam. 
3. Uleni adonan hingga kalis dan tidak menempel di tangan. Uleni selama 20 menit. Adonan yang terbentuk halus dan lentur. Bentuk menjadi bola. Olesi permukaan mangkuk bekas adonan dengan sedikit minyak, letakkan bola adonan di mangkuk, tutup dengan kain dan istirahatkan selama 1 - 1 1/2 jam. Adonan akan mengembang lebih dari 2 kali lipat. (Hasil terbaik saya ketika dibiarkan 1.5 jam - 2 jam)


4. Kempiskan adonan, uleni sebentar untuk menghilangkan gas yang terperangkap di dalam adonan. Bagi adonan menjadi 10 bagian (berat @ 100 gram). Atau menjadi 20 bagian dengan berat masing-masing 50 gram. Bulatkan masing-masing potongan. 

5. Ambil sepotong adonan, tipiskan hingga ketebalan 1.5cm (boleh dengan penggilas kayu atau tangan saja). Jangan terlalu tipis karena nanti isian akan mudah merembes. Berikan 1 1/2 - 2 sendok makan adonan isi (porsi takaran tergantung besar kecilnya roti yang akan anda buat). Tarik bagian pinggir adonan ke tengah dan gabungkan hingga semua bagian tepi adonan berkumpul di tengah dan menutupi adonan isi. Tekan ujung adonan dengan jari agar rapat dan tidak terbuka saat dikukus. Posisi roti saat dikukus bisa dua cara: roti di balik dan bagian yang smooth di atas atau biarkan saja seperti saat ini.

6. Alasi setiap bagian adonan roti dengan kertas minyak atau kertas roti.  Lakukan hingga semua bagian adonan dan isi habis. Pastikan adonan selalu tertutup kain saat anda bekerja agar permukaan adonan selalu lembab. Tata adonan di atas meja/loyang, tutupi dengan kain bersih dan istirahatkan selama 15 menit. 

7. Panaskan dandang kukusan hingga airnya mendidih, masukkan adonan roti beserta dengan kertas minyak yang melekat di bagian bawahnya. Tata di dandang jangan sampai berdempetan. Dandang kukusan saya hanya muat 2 roti setiap kali mengukus. Tutup permukaan kukusan dengan kain putih, dan tutup dengan penutup dandang. Kukus selama 15 menit, hingga roti matang. 

8. Matikan api, biarkan bakpau di kukusan agar sedikit mengeras. Angkat dan sajikan. 

Tips

1. Jangan khawatir dengan hasil jadi isian yang terlihat sedikit. Bagi rata isian sesuai dengan jumlah bakpau yang ingin anda buat sebelum mulai menggilas adonan bakpau. Hal ini untuk mencegah "tidak adilnya" isian.
2. Saya menyarankan untuk menggunakan mixer ketika menguleni. Selain agar menghemat tenaga, menguleni 20 menit terkadang membuat orang jiper/mundur duluan dari membuat bakpau ini. Jika kurang 20 menit, tetap jadi sih bakpaunya, cuma teksturnya kurang membal dan cepat keras ketika dingin.

3. Jangan ragu dan segera buat! =D


You Might Also Like

0 comments